Juni 12, 2015

Sebut Saja, Bahagia

Kita sedang tertawa menertawai dinding. Dinding yang bahkan tak tau dimana letak kesalahannya hingga harus kita tertawai dengan kalap.

“Apa kau bahagia?”

“Ya, tentu.”

“Kalau begitu, mari kita pindah. Hahaha.”

Lalu dinding yang tenang tadi berubah menyerupai sebuah taman dengan sebuah kursi panjang yang terlihat nyaman.

“Duduklah. Kau pasti lelah.”

“Tidak. Kapan aku pernah lelah ketika bersamamu?”

“Baiklah, kalau begitu aku lelah. Mari kita duduk.” Kamu tersenyum. Masih dengan tanganmu yang menggenggam lembut jemariku. Tanganmu yang besar entah mengapa adalah ukuran yang pas untuk jemariku yang mungil.

“Apa kau bahagia?”

“Hmm.”

“Kau mau menikah denganku?”

“Denganmu? Oh ayolah.” Kataku berpura-pura menggerutu. “Siapa yang akan menolak? Hahaha.”

Lalu kamu mengecup punggung tanganku lama. Seperti ingin kau hisap jiwaku dari sana. Aku meleleh.

Lelakiku mengajak aku berdiri dari kursi. Masih dengan menggenggam kedua tanganku. Kemudian kursi taman yang baru saja kami duduki menghilang. Satu persatu orang muncul dan berkumpul entah dari arah mana. Kita pun sudah berganti pakaian secara ajaib. Aku mengenakan gaun putih berhiaskan apalah itu namanya dimana-mana. Dan kamu, semakin tampak memukau dengan tuxedo melekat di badanmu.

“Apakah kau bahagia?”

“Ya. Sangat.” Aku tertawa cukup lebar hingga tidak sadar pegangan tanganku terlepas dari tangannya. Berpindah tempat lagi ke sebuah pantai yang sangat indah dengan pasirnya yang putih menyilaukan.

“Mamaaa...” Seorang gadis kecil bermata seperti milik lelakiku memanggil ke arahku sambil berlari dan kemudian jatuh ke pelukanku. Dan kamu berjalan santai dan mengikutinya.

“Apakah kau bahagia?”

“Ya, aku bahagia.”

“Maka berbahagialah selalu.” Kemudian semuanya berubah. Pantainya menghilang dan aku terdampar di lorong yang terang namun sunyi.

“Ma, duduklah. Papa sudah tenang disana. Biar aku yang bersihkan foto-foto ini untuk mama.”

Ah, ternyata itu hanya foto yang tersisa. Hanya foto yang bercerita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar